Select Page

Baru mau buka usaha café tapi GAK TAU KONSEP INTERIOR apa yang mau di buat?

Bangun café over budjet gara-gara KONSEP GAK JELAS?

Bikin café ga sesuai dengan keinginan gara-gara KONTRAKTOR GAK NYAMBUNG?

Café Anda ingin buka cabang tapi sudah REPOT DENGAN OPERASIONAL Usaha café yang ada.

GAK TAU DIMANA harus membeli interior cafe dengan harga terbaik?

STRESS, pusing, rugi ratusan juta gara-gara project berantakan ?

Jika Iya …

Anda harus menemukan solusi yang tepat.

Kami merupakan penyedia layanan jasa konsultan, desain Interior serta pembangunan spesialis Café & Resto.
selain itu juga sudah berpengalaman menangani beberapa project pembangunan cafe di Indonesia, Salahsatunya adalah ( L Kafe ) yang berlokasi di Perpustakaan Nasional daerah Jakarta Pusat:

Flow Project yang kami tangani dimulai dari proses:

Briefing Konsep

Survei Lokasi Project

Pertemuan langsung untuk follow up dari konsep kerja yang direncanakan merupakan agenda utama yang kami lakukan.
Tujuannya adalah saling mengenal, muncul trust serta terjalin komunikasi yang baik.
Di awal project ini dimulai, Kami melakaukan Survei langsung ke lapangan untuk melihat seperti apa kondisi basic bangunan
serta melakukan pengukuran langsung.
Hal ini merupakan tahap awal sebagai bahan menyusun konsep yang akan di bangun.

MoU Project Design

Selain pokok utamanya adalah membicarakan konsep project yang diinginkan serta point-point penting yang perlu disepakati.
Diakhir pertemuan pertama kita melakukan kontrak kesepakatan kerja.
Tentunya ini dilakukan setelah melakukan beberapa tahap meeting dengan pihak L Kafe itu sendiri.

Kontrak kerja / Memorandum of Understanding (MoU) ini dilakukan 2 kali:
Pertama, MoU Design. dilakukan sebelum project design dilakukan.
Kedua, MoU Kontraktor. dilakukan setelah pengerjaan Design dan RAB diajukan ke Client.

Pengerjaan Design

Pada tahap pengerjaan desain adalah follow up dari briefing konsep serta kesepakatan yang telah dilakukan.
Disini, gambaran hasil diskusi serta point-point yang telah dilakukan kesepakatan dengan pihak L Cafe
dituangkan dalam bentuk gambar design yang lebih kongkrit.

A. Design Awal

Kami melakukan beberapa kali revisi untuk gambar design itu sendiri. tentunya hal ini karena kita berkomitment untuk memberikan hasil yang terbaik benar-benar jelas sesuai dengan keinginan Pihak Client Kita.
Dari yang awalnya hanya bentuk Layout, dikembangkan menjadi gambar 3D, Render realistic
sampai kemudian menjadi gambar kerja yang utuh dan dapat dipahami dengan jelas oleh semua pihak.

B. Design Akhir

Komunikasi Intent terus kami lakukan dengan pihak L Cafe. Termasuk dalam tahap design awal, evaluasi, revisi, hingga Gambar design
sesuai dengan konsep bersama yang telah disepakati.
hingga pada akhirnya pihak kontraktor mempunyai pegangan untuk mengeksekusi project dan pihak Client dapat mengontrol
perkembangan project sesuai dengan gambar kerja yang ada.

C.Design 3D

    

Pengajuan RAB

Pengajuan RAB dilakukan sebelum Kontraktor melakukan eksekusi Dilapangan.
Tujuan dari RAB sendiri secara singkat berisi detail dari List item project, harga nilai item serta totoal nilai project.
Inilah yang nantinya akan diajukan ke Client tentang biaya pengerjaan project.

Secara singkat, manfaat dari RAB bagi masing-masing pihak adalah:
A. Owner
alat bantu dalam menentukan besarnya biaya investasi atau biaya yang harus dikeluarkan, pengaturan perputaran
pembiayaan (cash flow) keuangan, serta alat penentu kelayakan suatu pekerjaan secara ekonomi.
B. Kontraktor
Sebagai bahan estimasi harga dalam proses penawaran, penentu kelayakan ekonomi proyek, serta sebagai acuan
dalam manajemen proyek, khususnya pengendalian keuangan.

MOU Kontraktor project

Proses MOU dilakukan 2 kali yaitu MOU Design dan MOU Project kontraktor. apabila Client menghendaki hanya memakai jasa design
maka hanya melakukan MOU Design. tetapi apabila Client meminta untuk mengerjakan keseluruhan project
maka MOU dilakukan keduanya secara langsung di awal.

untuk Project pembangunan Cafe ini, Pihak Client / L Kafe minta pengerjaan project secara paket keseluruhan dari Design hingga Kontraktor Sipil &Interior

Kontraktor

Setelah dilakukan MOU pengerjaan project, maka bagian kontraktor lapangan bisa segera mengeksekusi project untuk segera dikerjakan.
tentunya tetap mengacu pada design,konstruksi serta lama waktu yang ditargetkan.
kontraktor bisa segera memulai tahap pengerjaan project jika design serta RAB sudah muncul dan disepakati.

Tahap pengerjaannya meliputi:
a. pekerjaan sipil
b. pekerjaan Mekanik Elektrinik
c. pekerjaan Interior

 

Realisasi Akhir Project L Kafe

Hasil Project L Kafe dari ruangan kosong, pengukuran, Layout design, design final pengerjaan project hingga akhirnya dihasilkan sebuah ruangan yang yang sangat Menarik. berikut hasil dokumentasi kami:

Serah Terima

Di akhir tahap kerjasama ini, kami melakukan proses serah terima. Ini menandakan bahwa sebuah project kerjasama antara MEJACAFE  dengan pihak L Kafe telah dikerjakan dan laksanankan dengan baik
Dilanjutkan dengan penandatanganan sebuah surat kesepakatan bermaterai yang sah dimata hukum, sebagai bukti
project telah selesai dan masing-masing terlepas dari hak atau kewajiban yang mengikatnya, sehingga sah dimata hukum,
bahwa proses kontrak kerja telah selesai dengan baik.